Pembelajaran Bermakna Hari ini - Belajar Drama dan Membuat Kaleidoskop

Hari ini saya ngajar 2 mata pelajaran di jam 4-5 & 6-7. Jadi, 2 pelajaran bermakna yang saya rasakan hari ini.

Loh kok saya yang rasakan? Bukan mereka yang merasakan?

Bisa ajakan? Antusias saja bisa kita rasakan, begitu pula pembelajaran bermakna yang didapat anak didik.

Karena kita juga pernah melewati masa belajar waktu SD. Tentu bisa merasakan apa yang anak didik alami.

1. Pelajaran drama - Mapel Bahasa Indonesia

Jadi ceritanya saat jam pelajaran bahasa materinya drama. Namun 5 hari yang lalu sudah saya beri tugas membuat dialog sendiri. Itu adalah bagian dari tugas menerapkan membuat naskah dialog.

Dari 5 kelompok, Alhamdulillah 4 kelompok selesai. Namun yang 1 kelompok belum selesai karena melalaikan tugas.

Tindakan saya, saya suruh mereka ngerjakan di depan kelas. Kemudian sambil mereka ngerjakan tugas membuat naskah, saya memeriksa naskah 4 kelompok yang sudah jadi.

Saya begitu senang mereka bisa membuat sendiri dengan berkelompok, naskah cerita sederhana. Ada yang temanya belajar bahasa Arab, ada yang bertengkar di mesjid, ada yang temanya kerja kelompok.

Kemudian perkelompok saya ajak blocking panggung. Saya membantu mereka mengurutkan proses jalannya cerita. Mulai dari setting tempat (properti), posisi pemain, mencocokkan dialog dengan adegan. Pokoknya saya seperti sutrada udah. ^_^

Alhamdulillah mereka sebagian besar bisa mengerti. Terutama posisi hadap kaki, hadap badan ke depan/serong, dan cara berbicara ke penonton/lawan dialog.

Hasilnya untuk hari ini ada 1 kelompok yang sudah hampir matang. Meski begitu tetap ada perbaikan. Sedangkan 4 kelompok yang lain perlu perbaikan naskah dan menghapal dialog.

2. Membuat kaleidoskop - Mapel IPA

Masih ingat dengan kaleidoskop? Yaitu Alat sederhana yang cara kerjanya seperti periskop kapal selam.

Nah hari ini saya ngajak anak-anak bikin alat tersebut, sebagai bahan materi alat indra pelajaran IPA.

Saya bentuk beberapa kelompok. Masing-masing membawa karton/kardus dan 2 buah kaca.


Selanjutnya saya beri contoh pola jaring balok, dan mereka menggambar sendiri pola tersebut di karton/kardus masing-masing.

Di antara 3 kelompok cuma 1 kelompok yang berhasil selesai.

Meski alakadarnya, ternyata mereka begitu histeris seperti melihat kejaiban kerja kaleidoskop tersebut. ^_^

Posting Komentar