11 Catatan Penting dari Fotografer Pro - Bimtek SDM Pariwisata

Hari ini dapat kesempatan mengikuti Bimtek SDM Pariwisata, yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, di Hotel Grand Surya Kotabaru. 

Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 30 orang, yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas fotografer, organisasi, dan instansi.

Kegiatan ini pun menjalankan protokol kesehatan ketat. Mulai dari jam 7.30, peserta yang baru datang diwajibkan dirapid terlebih dahulu. Jika reaktif, maka langsung diambil tindakan SWAB antigen.

Selain mendapat baju peserta, dan tas yang keren, di sini juga dapat kenalan dengan teman-teman pecinta fotografi. Dan yang terutama dapat ilmu langsung dari pakarnya fotografi, yaitu Pak Rasid Rida atau biasa dengan panggilan Bang Acid.

Beliau salah satu penulis di majalah pesona travel.  Sebuah majalah dari kementerian, yang mana penulis di sana adalah orang-orang yang karyanya sudah dinotice fotografer besar.

Catatan penting dari Bang Acid

1. Gerakan apapun tidak akan bisa besar tanpa bantuan pemerintah, tanpa media apapun

2. Fotografer harus bisa nulis

3. Fotografi kuncinya cahaya

4. Harus tau kapan manual kapan auto

5. Kesalahan yang sering terjadi saat mengambil foto dengan handphone, tidak memperhatikan white balance 

Kebanyakan hanya menggunakan mode auto. White balance auto akan selalu menganggap semua cahaya terang adalah warna putih. Contoh warna sunset pun dianggap putih.

Prinsip penggunaan white balance, sebelum memoto objek cari warna paling terang di tempat itu. Kemudian cocokkan white balance. Misalkan di ruangan menggunakan lampu warna putih, white balance pilih white florence.

Berikut hasil praktek kami memfoto hanya menggunakan handphone, dengan pengaturan manual white balance diangka 6000. 

6. Di Indonesia memfoto lewat jam 9 pagi, hasilnya kurang baik

7. Cara membuat hasil foto menarik

a. Perhatikan estetik

b. Hasil foto dibingkai segi empat

c. Garis horisontal boleh di atas atau di bawah garis rule of third

d. Memfoto wajah, titik terdekat mata kenakan garis atas rule of third atau titik PI

e. Gunakan tripod

8. Bikin buku foto

Bagaimana caranya agar laku? 

Cetak beberapa halaman yg nenarik, lalu open PO ke teman teman fotografer. Jangan lupa daftarkan di ISBN (International Serial Book Number).

9. Fotografer bukan cuma memotret, tapi juga bercerita

10. Foto agar menarik, ambil sisi lain cerita

Seperti saat demo, Bang Acid memfoto masyarakat yang terdampak. Karena mahasiswa yg bentrok, adalah tugas wartawan. Contoh lain, foto dampak perang.

11. Tiga pertanyaan genre untuk memoto: apa, gimana, di mana

Beberapa ilmu, hasil diskusi dengan teman fotografer

1. Lensa 8 (vice) hasilnya lebar

2. Lensa 14 standar memfoto lebar

3. Lensa 22 standar buat vidio vlog

4. Lensa 55, hasilnya paling bokeh. Untuk kamera mirrorles, pakai yang lensa jenis lama, dan tambah adaptor, hasil bokehnya lebih mantap lagi.

5. Agar hasil gambar warnanya lebih bagus, tambahan menggunakan CPL

6. Arbain Ramli, jikalau ada beberapa benda yang mengganggu, boleh dibuang, tapi jika terpaksa. Bukan dirubah gambar.

7. Data exif, adalah data dari foto. Jadi seandainya kita melakukan perubahan atau mengedit foto, maka akan ketahuan. Data exif akan berubah.

Caranya, bisa cek di galeri handphone. Buka gambar.

Klik titik tiga, tulisan Selengkapnya, lalu pilih Rincian.

Perhatikan data exif berikut, jika foto sudah diedit

Perhatikan data exif berikut, jika foto belum diedit.

Terlihat bedanya bukan?

Jepretan materi penting







Beberapa momen

Registrasi sekaligus rapid tes
Registrasi sekaligus rapid tes

Peserta reaktif dites Swab Antigen

Souvenir cantik dari panitia

Acara pembukaan

Sambutan-sambutan

Coffe break

Makan siang


Penutup

Demikian tulisan hari ini mengenai pelatihan fotografi. Semoga menjadi wasilah manfaat, dan berkah. Sama-sama bisa memajukan pariwisata Kotabaru.