Iklan

Iklan

,

Iklan

Murid saya, Jualan

Taufik Junaidie
15 Okt 2021, 16:39 WIB Last Updated 2021-10-15T09:41:37Z

Dari sekian murid saya, ada beberapa di antaranya yang pulang sekolah sambil kerja, dengan berjualan. Dia membantu meringankan beban orang tuanya, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Memang sebagian besar kemampuan ekonomi orang tua murid di sekolah kami, bisa dibilang ekonomi ke bawah. Sebagian bermata pencaharian sebagai nelayan.

Kondisi ini, membuat beberapa anak mesti bekerja, membantu orang tuanya.

Nah diantara anak-anak tersebut adalah salah seorang murid saya di kelas 4.

Tadi siang tanpa sengaja ketemu, ketika sepulang sholat jumat dan mampir ke ATM di samping toko mini market. Dia sedang duduk di depan ATM tersebut.

Badannya yang gemuk berbaju kaos, pakai celana pendek dan tanpa makai masker. 

Di sampingnya ada keranjang kecil, berisi bungkusan-bungkusan kue, yang belakangan saya ketahui adalah pisang goreng.

Anak laki-laki berkepala plontos ini suaranya cukup kecil, dan sedikit pemalu.

Meski begitu, saya suka sikapnya yang termasuk ramah dan hormat dengan gurunya.

Dalam kesempatan itu, saya tertarik membeli satu bungkus jualannya. 

Jadi demikian ya cerita singkat saya hari ini, semoga menjadi pelajaran bagi kita. Bahwa berjualan adalah bukan sesuatu yang memalukan. Saya justru bangga, karena mereka sudah mau belajar mandiri sejak dadi dini. Hal ini tentu akan menempa mereka menjadi pribadi yang sukses.

Meski begitu, saya tetap tidak setuju jika sudah dieksploitasi secara berlebihan. Misal, jualan mereka harus habis, atau ada target yang harus terjual, jika tidak berhasil maka dimarahi. Itu bukan membuat mereka belajar, malah mematikan masa anak-anak mereka.

Demikian tulisan hari ini, semoga bermanfaat.

Iklan