Iklan

Iklan

,

Iklan

7 Metode untuk Model Pembelajaran Abad 21

Taufik Junaidie
6 Nov 2021, 11:10 WIB Last Updated 2021-11-07T03:43:03Z

Model pembelajaran adalah kerangka kerja yang memberikan gambaran sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai. Artinya, model pembelajaran merupakan gambaran umum namun tetap mengerucut pada tujuan khusus.

Menurut Trianto (2015, hlm. 51) model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial.

Adapun ciri-ciri model pembelajaran itu sendiri,

....menurut Kardi & Nur dalam Ngalimun (2016, hlm. 7-8) model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus yang membedakan dengan strategi, metode atau prosedur. Ciri-ciri tersebut antara lain:

  1. Model pembelajaran merupakan rasional teoretik logis yang disusun oleh para pencipta atau pengembangnya.
  2. Berupa landasan pemikiran mengenai apa dan bagaimana peserta didik akan belajar (memiliki tujuan belajar dan pembelajaran yang ingin dicapai).
  3. Tingkahlaku pembelajaran yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan dengan berhasil; dan lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai.

Sedangkan menurut Hamiyah dan Jauhar (2014, hlm. 58) ciri-ciri model pembelajaran adalah sebagai berikut.

  1. Berdasarkan teori pendidikan dan teori belajar tertentu.
  2. Mempunyai misi atau tujuan pendidikan tertentu.
  3. Dapat dijadikan pedoman untuk perbaikan kegiatan pembelajaran di kelas.
  4. Memiliki perangkat bagian model.
  5. Memiliki dampak sebagai akibat penerapan model pembelajaran baik langsung maupun tidak langsung.

Metode pembelajaran itu sendiri adalah cara sistematis dalam bentuk konkret berupa langkah-langkah untuk mengefektifkan pelaksanaan suatu pembelajaran.

Hal ini sesuai dengan pendapat Iskandarwassid dan Sunendar (2011, hlm. 56) yang mengatakan bahwa metode pembelajaran adalah cara kerja yang sistematis untuk memudahkan pelaksanaan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diinginkan atau ditentukan.

Peran guru dalam pembelajaran abad 21 sangat krusial untuk bisa menjalankan pendekatan STEM pada pembelajaran. Maka dari itu, guru abad 21 harus bisa lebih kreatif dan juga inovatif dalam mengembangkan suatu metode belajar.

Metode-metode berikut ini kemudian banyak digunakan oleh guru pada praktik pembelajaran.

1) Student Centered

Pembelajaran dipusatkan pada siswa. Pembelajaran akan mengikuti karakter siswa. Baik itu minat maupun kemampuan belajar siswa. Guru cenderung berperan sebagai fasilitator.

2) Discovery Learning

Discovery learning adalah suatu metode pembelajaran yang mendorong siswa untuk bisa menemukan pengetahuan secara mandiri. Siswa akan diarahkan untuk bisa belajar secara aktif dan mandiri (self learning).

Memanfaatkan source yang ada untuk menggali, menyelidiki, hingga akhirnya menemukan suatu konsep pengetahuan.

Metode ini juga berguna untuk merangsang critical thinking dan problem solving. Peserta didik juga akan terdorong untuk bisa menjalankan life-long learning.

3) Flipped Classroom

Ide dasar dari metode ini adalah membalik pendekatan pada suatu kegiatan pembelajaran. Siswa akan diberikan suatu akses terhadap materi pembelajaran. 

Materi tersebut bisa diakses di rumah yang kemudian bisa dipelajari para siswa sebelum pertemuan di kelas. Kemudian, ruang kelas berperan sebagai wahana diskusi untuk mengatasi masalah, mengembangkan suatu konsep, dan juga wadah untuk kolaborasi.

4) Project Based Learning

Metode ini “menceburkan” siswa pada suatu proyek. Melalui proyek tersebut, siswa bisa leluasa melakukan eksplorasi hingga akhirnya bisa menemukan suatu hasil pembelajaran.

Metode ini bisa mendorong siswa untuk lebih kreatif.

5) Collaborative Learning

Salah satu ciri industri 4.0 yaitu menekankan budaya kerja yang kolaboratif. Metode ini akan mempersiapkan siswa supaya terbiasa menjalankan budaya kerja kolaboratif. 

Metode ini juga bisa merangsang kemampuan siswa dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial.

7) Blended Learning

Blended learning mengkolaborasikan metode pembelajaran online dan tatap muka. Metode ini bisa mengatasi keterbatasan jarak dalam pembelajaran. 

Dengan mengolaborasikan 2 metode pembelajaran, pencapaian pembelajaran bisa dioptimalkan.

Iklan